Vaksin Covid Yes or No Dilakukan

Vaksin Covid19 Yes or No Dilakukan

0 Shares

Pandemi corona belum usai, sudah hampir satu tahun covid 19 masih belum pergi, hampir 1 tahun covid19 melanda sehingga pasrah, kemudian timbul ke cluster keluarga. Untuk itu maka para ilmuan seperti Prof.Dr.dr Iris Rengganis SpPD KAI , dr. Siti Nadia Tarmizi, M Epid , Dr. dr Erlina Burhan , SpP(K) MSc,  berusaha seoptimal mungkin,  untuk bisa menghasilkan vaksin covid19. Alhamdulillah pada tanggal 13 Februari 2021 mengikuti webinar kesehatan Al Ghuroba dengan nara sumber Dr. Abul A’la Almaududi tentang vaksin covid19.  Vaksin covid19 yes or no dilakukan ? Pernah di Jakarta dalam 1 hari terdapat 3.448 orang terpapar covid19,  ini disebabkan karena bosan dengan melakukan protokol kesehatan 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas),

Kematian tinggi yang terdapat di dunia terus berkembang tidak turun-turun, 32 ribu yang meninggal, 310 ribu yang terdata positif yang  1,2 juta  tetapi masih banyak orang yang tidak percaya ada virus, banyak yang masih ragu kecuali covid mengenai keluarga sendiri. Di dunia sendiri  per tanggal 13 februari 2021, ada  107 juta lebih terkonfirmasi setengah dari penduduk Indonesia,  2,3 juta meninggal, lebih dari 223 negara menurunkan angka kesakitan dan angka kematian, grafik nasional meningkat terus belum pernah turun.

Data covid

Apa itu Vaksin Covid19

Suatu senyawa biologis yang diberikan kepada seorang dengan maksud untuk menghasilkan kekebalan, terhadap suatu penyakit dengan cara menstimulasi produksi anti bodi. Umumnya vaksin mengandung suatu zat yang mewakili kuman penyebab penyakit seringkali dibuat dari kuman yang dimatikan atau dilemahkan,

Imunitas adalah daya tahan tubuh/ kekebalan tubuh, terdapat 2 kategori ada yang alamiah /natural ( ada aktif/pasif) ada juga yang dampak. Jika tubuh infeksi maka tubuh membentuk anti bodi, jika ada anti bodi sehingga tidak masuk.  bagaimana dampak setelah pemberian vaksin, karena vaksin tidak menimbulkan penyakit.

Bagaimana cara kerja Vaksin Covid19

Jika sahabat melakukan vaksin maka vaksin ini akan melakukan kerja cara kerja sebagai berikut :

  1. Vaksin adalah produk biologis,  yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit  yang melemahkan, bahkan mengancam jiwa.
  2. Vaksin membantu sistem kekebalan tubuh, melawan infeksi secara efisien dengan mengaktfikan respon tubuh terhadap penyakit tertentu.
  3. Tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenali dan tahu cara melawannya.

Tujuan vaksinasi covid19

Menurunkan kesakitan dan kematian akibat covid19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity)  untuk mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat. melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktivitas dan meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi

Manfaat vaksin buat kekebalan tubuh

Dengan melakukan vaksin maka tubuh akan terhindar dari penyakit menular, karena tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit,  mengenali dan tahu cara melawannya, tetapi tetap ingat pesan ibu dan ikuti saran ahli dengan tetap melakukan 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas).

Pentingnya melakukan vaksinasi

Dengan melakukan vaksin covid19 maka sahabat sudah melndungi diri dan keluarga

  1. Proteksi spesifik individu yang divaksin,   setiap orang yang mendapatkan vaksinasi akan membentuk antibodi spesifik terhadap penyakit tertentu.
  2. Membentuk kekebalan kelompok / community protection, jumlah orang yang divaksinasi dalam masyarakat dalam jumlah yang cukup (95%) dapat melindungi kelompok masyarakat yang rentan.
  3. Proteksi lintas kelompok / cross protection, pemberian vaksinasi pada kelompok usia tertentu dapat membatasi penularan pada kelompok lainnya.

Berapa macam vaksin covid19

Ada beberapa kandidat kuat untuk vaksin covid 19 diantaranya adalah :

  1. Pfijer / fosum pharma – biontech (mRNA)
  2. Moderna
  3. Oxford / Astrazeneca (viral vector)
  4. Sinovac (inactivated virus)
  5. Novavax (protein subunit)

Untuk Indonesia sendiri menggunakan vaksin sinovac (inactivated virus) merupakan virus yang telan inaktif  (mati) pemberiaan bersamaan dengan zat adjuvan alumunium hidroksida yang membantu memperkuat efek respon imun. “Established, tried, tested technology sudah digunakan di berbagai vaksin sebelumnya.

Interpretasi efikasi vaksin

Efikasi merupakan pengurangan risiko  terinfeksi karena vaksinasi, relatif terhadap resiko dasarnya, sedangkan untuk efikasi sinovac 65% itu berarti :

  • Orang yang memperoleh vaksinasi sinovac, risiko terinfeksi covid-19 berkurang sebanyak 65 %  dibandingkan jika tidak divaksinasi
  • Risiko terinfeksi covid 19 pada orang yang memperoleh vaksinasi sinovac 0,35 kalinya risiko orang yang tidak divaksinasi
  • Orang yang tidak divaksinasi sinovac berisiko terinfeksi covid19 tiga kalinya risiko orang yang divaksinasi

Kepala Badan POM mengungkapkan bahwa vaksin coronavac telah menunjukkan kemampuan dalam pembentukan anti bodi di dalam tubuh, dan juga kemampuan anti bodi dalam membunuh atau nemenetralkan virus ( imunogenisitas) yang dilihat dari mulai uji klinik fase 1 dan  2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai 6 bulan. Pada uji klinik fase 3 di Bandung data imunogenisitas menunjukkan hasil yang baik, sampai 3 bulan jumlah subjek yang memiliki anti bodi masih tinggi yaitu sebesar 99,23%

Berkaitan dengan prinsip syariah, dimana prinsip pokok menjaga jiwa, setelah menjaga agama maka  firman Allah SWT dalam surah Al-Baqoroh ayat 195  yang artinya” janganlah kamu menggantungkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”. Jika tidak melakukan ikhtiar dengan 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas) maka sama saja dengan menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan, termasuk ilmu menjaga kesehatan , ilmu menjaga diri, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Saat ini jumlah tenaga kesehatan terbatas, RS terbatas, tapi penyakitnya terus meningkat, jika semua menjaga dengan divaksin maka diharapkan covid19 akan turun, jika hidup tetap menjalankan secara disiplin untuk melakukan protokol 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas), bertakwa kepada Allah dan berwasiat kepada keluarga. Jika tidak pakai masker itu namanya zholim terhadap dirinya dan kepada orang lain termasuk dalam kategori  maksiat sehingga jika melihat harus menegur serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Cara menjaga kesehatan jasmani dan rohani

Untuk menjaganya diri sendiri harus dilakukan dengan :

  1. Disiplinkan diri dan tanamkan pesan memutus rantai penyebaran covid19 lebih baik dari pada menjadi penyebar virus tersebut
  2.  Olahraga teratur
  3. Pola tidur dan istirahat yang berkualitas
  4. Menjalankan pola hidup bersih dan sehat
  5. Menghindari beban kerja yang berlebihan
  6. Menjalankan 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas).

Sebanyak 100jt dosis di dunia diberikan vaksin,  di Indonesia diberikan vaksin sinovak sebanyak 2x 180juta dengan 2 dosis, terdapat 63 vaksin yang sudah evaluasi klinis.  Sealain itu pemberian vaksin harus efektif artinya pada saat di lapangan pemberian vaksin di daerah, apakah terjangkau atau tidak.

” Satu jiwa diselamatkan maka seolah-olah menyelamatkan seluruh jiwa manusia, betapa bernilainya jiwa manusia (Waman ahhyaa fakaannama dalam surah almaidah ayat 32). Maka jangan pernah bosan untuk melakukan protokol kesehatan jaga keluarga 1 aja nyawanya selamat . Covid itu khas, menyerang bagian basel kanan dan kiri makanya harus cek saturasi oksigen.  Harus dalam posisi diatas 95 (98-99%), jangan dibawah angka tersebut, jangan sampai terlambat karena ini tidak dapat tertolong .

Siapa saja yang dapat melakukan vaksin

Semua orang sehat dan layak dapat melakukan vaksin, tetapi ada beberapa yang memang harus diperhatikan seperti :

  • Orang-orang yang sudah terkena covid dapat dilakukan vaksin, tapi setelah 3 bulan dinyatakan sembuh dari covid baru dapat melakukannya.
  • Orang lanjut usia, awalnya usia yang boleh divaksin sampai usia 60 tahun, tapi sekarang usia diatas 60 tahun dapat divaksin juga.
  • Apabila ada riwayat penyakit paru,harus diperiksa layak dan tidak layak, sebab ada beberapa bagian yang sakit parunya biasa, ada yang tidak biasa.
  • Orang yang memiliki auto imun tidak dapat diberikan vaksin, sebab dikhawatirkan akan menimbulkan sakit. efek samping tidak sebesar jika dibandingkan dengan penyakitnya.

Kategori orang yang terkena covid terdapat 4 macam yaitu ringan,sedang, berat,kritis.meninggal. Maka kita berusaha seoptimal mungkin untuk menjaga kesehatan. Untuk efek sampingnya diberikan vaksin adalan nol ada yang lokal dan sistemik  maksudnya ada yang merasakan mual, pusing, pegal-pegal tetapi itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan manfaatnya yang justru lebih besar, walaupun kemungkinan kena covid tetap ada.

Melakukan Vaksin ini termasuk menyempurnakan ikhtiar , seperti kata teman blogger Kak Deris  untuk melakukannya dapat melalui layanan online, sehingga tidak perlu antri atau datang ke RS.  Untuk menanggulangi covid ini,  tetapi harus tetap menjalankan hidup sehat, kurangi yang es, jangan makan terlalu pedas, manis ataupun asem yang sedang-sedang saja seperti lagu Fetty Vera hahahah.

Jika sahabat ingin menyempurnakan ikhtiar dengan ikut serta dalam vaksin ini, insya Allah menjadi jalan ikhtiar sehingga dapat melindungi diri dan keluarga dari covid19 dengan tetap melakukan anjuran 5M ( Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, Menjaga jarak sejauh 2 meter dengan orang lain, Memakai masker, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas). dan jangan lengah dan bosan. Jika tidak divaksin maka virus akan menyebar dengan cepat tapi kalau divaksin semua punya anti bodi sehingga tubuh akan kuat , harapannya tidak akan terkena covid19.

Semoga bermanfaat, salam sehat dan bahagia selalu.

0 Shares

marlinajourney

Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh sahabat syurga, perkenalkan saya biasa diapanggil inna, yang suka menjelajah daerah orang lain untuk bertafakur alam sebagai ajang untuk mereflesikan diri dan bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih telah bertandang, Selamat datang di blog marlinajourney yang akan bercerita tentang setiap perjalanan yang dilakukan, dirasakan,dilihat sebagai dokumentasi untuk hari tua kelak dan mencoba keluar dari zona nyaman. Jangan segan untuk meninggalkan jejak yang berguna . Semoga bermanfaat Wassalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh inna

View all posts by marlinajourney →

12 thoughts on “Vaksin Covid19 Yes or No Dilakukan

  1. Alhamdulillah aku yes dan sedang menanti info tanggal vaksinnya dari kecamatan. Mengingat auto imun jadi inget ashanty. Sedih ya dengan kondisinya. Dan buatku jadinya penting banget kita divaksin biar ngga nularin yang ngga bisa divaksin gitu pemikiranku

  2. Informasi tentang vaksin covid 19 harus terus disuarakan ya kak mengingat pandemi belum usai ..semoga kita semua tetap sehat dan terlindungi dari paparan virus pandemi

  3. Vaksin covid tentunya perlu dilakukan, dan semoga setelah semuanya divaksin penyebaran virus bisa tertangani dan kita semua sehat2 selalu. Aamiin

  4. Kalau aku mau banget di vaksin tapi entah kapan dapat gilirannya di vaksin, semoga semua dapat di vaksin dan tidak termakan isu yang menyesatkan ya

  5. Alhamdulillah proses pemberian vaksin sudah berjalan di Indonesia ya kak. Memang masih bertahap. Namun diharapkan akan semakin meluas sehingga kekebalan imunitas dapat tercapai. Dan covid 19 segera hengkang dari bumi Indonesia.

  6. Apakah ada kemungkinan gagal vaksin dan apa efek sampingnya ya Kak? Entah mengapa, aku sendiri masih ragu dan takut untuk vaksin covid-19 ini.

    1. Efek samping tergantung dari tubuh orang tersebut , jadi efeknya beda-beda makanya kalau sudah siap vaksin
      tau kondisi tubuhnya harus benar-benar fit karena risiko ditanggung sendiri

  7. Di surabaya selain nakes, lansia mendapat prioritas utama. Aku bulan lalu mengantar ibu vaksin. Bener2 antri dan kurang menjaga prokes sih menurutku. Tapi drpd ga divaksin kami menjaga dan melindungi diri sendiri dulu saja.

  8. Suami termasuk golongan yang punya penyakit autoimmune dan juga beberapa penyakit turunan lainnya. Itulah kenapa saya pengen banget bisa segera divaksin supaya dapat melindungi dia juga dan orang orang sekitar.

    Semoga target pemberian vaksin dapat segera terealisasi dan orang orang terdekat kita dilindungi oleh-Nya

  9. Aku termasuk pro vaksin kak, apalagi kerjaan sebagai pedagang hari-hari bertemu orang yang entah darimana saja gini. Semoga ini termasuk ikhtiar yang terbaik ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy link
Powered by Social Snap