Mengenal Investasi Saham Untuk Pemula

Mengenal Investasi Saham Untuk Pemula

0 Shares

Inget gak sahabat, waktu kecil selalu diberikan uang jajan sama orang tua? tapi selalu juga diberitahu, untuk menabung di celengan ayam bener gak? tetapi selalu dipecahkan jika ada kebutuhan mendesak oleh mama. Menabung bahasa kerennya investasi. Instrumen investasi seperti investasi emas, reksadana dari risiko kecil sampai besar ada tergantung sahabat maunya yang mana, seperti ada di penjelasan teman blogger. Nah kali ini aku mau mencoba mengenal investasi saham untuk pemula, maklum aku belum kuat jantungnya kalau yang tinggi sekali risikonya, yang katanya saham termasuk risikonya tinggi, nah gimana cara untuk mengenal investasi saham.

Apa itu investasi saham

Secara sederhana saham adalah sebuah bukti bahwa seseorang memiliki bagian dari perusahaan secara sah. Nantinya dari bagian perusahaan ini, seseorang akan mendapatkan keuntungan. Meskipun dinamakan bagian dari perusahaan tapi seorang investor tidak harus memilikinya dalam jumlah yang besar. Sayangnya selama ini investasi saham dianggap sebagai investasi yang hanya dilakukan oleh orang-orang dengan penghasilan besar.

Investasi saham merupakan investasi jangka panjang. Investasi saham, butuh waktu agar uang sahabat berkembang dan tumbuh di saham, sama halnya dengan sahabat berbisnis butuh proses, butuh waktu, untuk berkembang yang akhirnya nanti memberikan hasil kepada investor.

Perusahaan yang menjual atau menerbitkan sahamnya di BEI yang bisa dibeli oleh publik atau investor di bursa efek disebut Emiten.

contohnya : sahabat beli 1 lot saham PT A yang go public , artinya sahabat menanamkan modal 100 lembar saham di PT A dan sahabat mejnadi bagian dari PT A tersebut (sesuai persentase kepemilikan yang sahabat investasikan) lalu nanti sahabat berhak hadir dalam RUPS yang diadakan setiap tahunnya .

Perolehan menanam saham

Apabila sahabat melakukan investasi saham maka sahabat akan mendapat return dalam bentuk deviden dan capital gain.

Deviden

Sahabat tau profit sharing kan? Nah sama halnya seperti deviden. adalah pembagian laba/keuntungan yang diterima investor atas keberlangsungan usaha perusahaan dalam periode tertentu. Setiap PT berbeda ya dan gak semua juga yang membagikan deviden. dan pembagian deviden juga disesuaikan dengan presentase kepemilikan saham kita).

Misal, tiap tahun PT A rutin bagikan deviden Rp 50/lbr saham.
Nah, kalau sahabat punya saham di PT A 10lot itu artinya sahabat berhak dapat deviden Rp 45.000 (10lot x 100lbr x Rp 50)-tax 10%)

Capital gain

Sahabat pasti ada yang pernah beli barang harga diskon lalu dijual harga normal dan dapat untung kan? Nah, capital gain ini adalah selisih dari harga penjualan saham (harga pasar) yang lebih tinggi dari harga saat membeli saham.

Contohnya: sahabat beli 1 lot saham TLKM diharga Rp. 2.000 lalu sahabat jual diharga Rp.4.500. Maka capital gain yg sahabat dapatkan Rp 2.500/lot (belum termasuk dikurangi pajak penjualan dari setiap sekuritas yang dipilih ya). Investasi saham tidak akan selalu menguntungkan layaknya sebuah pasar, ada yg namanya supply and demand, untung dan rugi.

Risiko investasi saham

Sebagai investor, sahabat pasti ingin dana yang diinvestasikan segera menghasilkan keuntungan, semakin cepat semakin baik. Ini yang tidak mudah. Dorongan ingin untung cepat, ingin segera menghasilkan return tinggi, selalu kuat di investasi saham. Paling tidak butuh 1 tahun untuk melihat bagaimana saham tersebut berkembang dan tumbuh.

Cut Loss

Cut loss adalah kondisi sebaliknya dari capital gain. Dimana harga penjualan saham lebih rendah dari harga pembelian saham (contohnya: sahabat lagi butuh uang jadi jual diharga seadanya, lalu pengaruh sentimen negatif atau kondisi tertentu yg membuat harga jadi turun, bisa juga karena perubahan struktural manajemen, dll)

Perusahaan pailit

Risiko ketidakmampuan perusahaan dalam melunasi hutang-hutangnya sehingga mengharuskan perusahaan untuk dilikuidasi / dibubarkan. Maka sahabat sebelum membeli, usahakan cek track recordnya, jangan beli saham gorengan ya.

Kenapa harus investasi saham

1. Membantu perekonomian Indonesia

Loh kok bisa? bisa banget! jadi, cuan sahabat yang berbentuk deviden dan capital gain (penjualan saham) tadi itu, keduanya dikenakan pajak final, dimana pajak ini secara tidak langsung dalam jangka panjang membantu pendapatan negeri dari sisi perpajakan.

Selain itu, pasar modal Indonesia masih didominasi oleh investor asing, ada baiknya sebagai WNI yang baik sahabat bisa ikut meramaikan investor lokal dalam pasar modal.

2. Money management

Sahabat pernah dengar “Don’t Put All Your Eggs in One Basket”
maksudnya gimana? Nah kalau sahabat punya kelebihan penghasilan, jangan ditaruh dalam bank saja, tapi biarkan uang bekerja untuk sahabat sendiri. Sahabat yang maintain (passive income). Usahakan kebutuhan utama dan pos dana darurat sahabat terpenuhi dulu ya. Jika ingin investasi saham jangan memaksakan, karena sesuatu yang dipaksa itu tidak baik.

3. Impian masa depan

Normalnya investasi saham ini untuk tujuan jangka panjang. Contohnya untuk 5 tahun ke depan jika sahabat akan nikah, punya anak atau lanjut S2 (terutama buat ikhwan nih). Nah biar uang sahabat tidak tergerus inflasi, sahabat dapat melakukan investasi saham untuk merealisasikan mimpi sahabat,

4. Diversifikasi Investasi

Investasi saham memiliki risiko, sebagai salah satu instrumen investasi dan risiko tersebut jelas tidak kecil, terus bagaimana mengelola resiko investasi saham untuk pemula yang baru belajar main saham. Rumusnya hanya satu. “Don’t put all your eggs in one basket”. jadi kalau dalam keadaan rugi sahabat tidak terlalu shock/kaget.

Dengan diversifikasi, jika terjadi krisis di pasar saham, sahabat bisa bertahan, tidak panik (ini sangat penting) karena sudah punya simpanan di instrumen lain yang aman dari krisis di saham.

Memang diversifikasi akan menurunkan potensi return karena uang ditempatkan di instrumen dengan return lebih rendah.Tapi, justru itulah esensi diversifikasi bahwa penempatan dana dibagi ke investasi yang return tinggi risiko tinggi serta investasi yang return rendah risiko rendah.

Perencana keuangan menyebutkan pentingnya punya dana darurat sebagai instrumen jaga-jaga, salah satunya jika terjadi goncangan dalam ekonomi. Sisihkan sebagian uang sahabat di dana darurat.

Cara memilih sekuritas untuk investasi saham

Sebagai calon investor, langkah pertama yang harus sahabat harus menentukan sekuritas apa yang akan dipilih dalam mengembangkan uang sahabat.

Apa sih itu sekuritas?


Sekuritas itu semacam perusahaan yg telah memperoleh izin dr OJK (pengawas pasar modal) untuk bertindak sebagai perantara antara investor dengan pasar modal dalam bertransaksi jual beli saham. Nah cara memilih sekuritas untuk investasi saham yang harus sahabat lihat adalah :

  1. Ada ijin terdaftar
    Sahabat dapat melihat daftar keaktifan sekuritas sekitar kota tempat sahabat tinggal. Ceknya bisa di website idx.co.id.
  2. Deposit awal, Untuk membuka Rekening Dana Nasabah (RDN), setiap sekuritas memiliki kebijakan deposit awal yang berbeda-beda., sahabat dapat menyesuaikan dengan dana yang ada.
  3. Fee Transaksi, Nah ini fee yang harus diperhatikan untuk sahabat trader / investor. Fee ini dikeluarkan oleh investor disetiap transaksi jual-beli saham yang dihitung dari nilai transaksi saham yang sudah termasuk PPN, levy fee dan PPh final 0,1% untuk penjualan saham
  4. Online Trading Application, Pilih aplikasi yang senyaman mungkin, fitur yg mendukung serta aplikasi yang mudah dipelajari untuk cara beli-jual, penarikan, maupun maintain portofolio.
  5. Service, Training, Consultation, Cari sekuritas yang memfasilitasi pelatihan gratis, layanan konsultasi rekomendasi saham serta review pelayanan excellent dalam menjalankan setiap permasalahan yg akan terjadi. .Nahh setelah sahabat mantap dalam menentukan sekuritas, lalu apa langkah selanjutnya?
  6. Daftar di web. sekuritasnya untuk membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan meneruskan permohonan ke KSEI untuk mendapatkan SID., atau daftar online, tinggal sahabat ikuti langkah-langkahnya aja yaa!
  7. Dokumen. Persiapkan dokumen wajib yaitu KTP, NPWP dan buku tabungan
  8. Setelah RDN jadi dan nomor SID sudah keluar, sahabat tinggal top-up dana ke RDN dan sahabat sudah dapat melakukan transaksi beli-jual saham

Jenis Investasi Saham

Kembali ke prinsip dan pilihan sahabat semua yaa. Sahabat tidak perlu khawatir, kalau untuk mekanisme perdagangan saham sudah diatur oleh Fatwa MUI No. 80 berikut larangan-larangannya. Nah untuk Jenisnya yaitu :

Konvensional atau Syariah

Saham konvensional adalah semua saham yg diperdagangkan di BEI, sedangkan saham syariah adalah saham yg terdaftar di indeks saham syariah dan kegiatan usaha disesuaikan dengan prinsip syariah.

Trader atau Investor

Disesuaikan dengan kebutuhan sahabat juga ya. Untuk trader identik dengan fokus jangka pendek, lebih sering mantau grafik, prinsip buy and sell, mayoritas teknikal analisis, siap mental dan psikologis up and downnya pasar. Sebaliknya, investor fokus jangka panjang, prinsip buy and hold, lebih melihat fundamental perusahaan.

Jenis saham blue-chip dianggap paling aman dan menjanjikan stabilitas keuntungan. Supaya lebih mudah dibayangkan, lihat contoh beberapa saham blue-chip di Bursa Efek Indonesia, yang dapat menjadi pilihan saham untuk pemula. Saham blue-chip adalah saham dari perusahaan dengan kualitas terbaik yang dijual di bursa.

Teknikal atau Fundamental

Untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan profit, sebelum membeli/menjual saham, ada 2 analisis yang sahabat bisa pelajari yaitu analisis teknikal lebih melihat pola kecenderungan trend, menggunakan indikator-indikator terkait, sedangkan analisis fundamental lebih mereview laporan keuangan dengan mengukur dari rasio keuangan, mempelajari CALK perusahaan.

Sebagai investor saham pemula, belilah saham yang sudah sahabat kenal produknya, anggap saja menerapkan sistem demokrasi, dari kita untuk kita oleh kita. Dalam hidup, untuk masa depan memang lebih baik jika memiliki investasi. Saham atau stock merupakan salah satu investasi yang menguntungkan dan mudah untuk dilakukan oleh siapa saja. Gimana sahabat sudah mulai tertarik untuk investasi saham ?

0 Shares

15 komentar untuk “Mengenal Investasi Saham Untuk Pemula”

  1. Aku masih belum memahami dengan baik alur dan pola saham. Harus dibaca lagi dari awal sepertinya, mulai dari hal paling dasar. Soalnya, belum ada bayangan. Sementara temen-temenku udah banyak yang investasi saham. Jadi makin penasaran buat kenalan sama seluk beluk persahaman lebih dalam.

  2. beberapa kali baca edukasi tentang saham ini. di sini jelas informasi ya, bisa salah satu investasi untuk pemula. Salah satu cara agar investasi amannya cari rekomendasi tmn yaa

  3. Masruhin

    Investasi saham boleh juga. Tapi belum pernah main saham. Kalo aman kenapa nggak.

  4. Investasi saham ini sebenarnya sudah mulai mengenal sejak puluhan tahun lalu. Tapi belum tergerak karena infonya sangat minim. Pas banget deh kayak diingatkan gitu. Trims infonya ya kak

  5. Investasi saham masa resesi gini gimana kak peluang dan safety nya? Apkah menjamin uang yang kita investasikan tidak hilang begitu saja?

  6. Mbak saya kurang tahu tentang saham. Kalau misalnya sudah investasi terus perusahaan tempat kita investasi tutup. Nasib investasi kita bagaimana tu kak? apakah raib saja?

  7. Entah kenapa saya sampai sekarang bekum berani nyentuh2 investasi saham… ngeri2 sedap… memamg sich.. kalau yang tau caranya..saham menjanjikan memberikan keuntungan lebih

  8. Aku masih belum berani main saham, karena belum paham bener, takut salah langkah. Tapi makasih banyak kak infonya, bisa buat mengenal saham lebih dekat lagi

  9. Wah keren banget Kak ulasannya. Detail pulak, jadi melek dunia investasi meskipun baru garis besarnya. Pengen bisa investasi aku tu.

  10. Baca ini teringat bapak dosen yang mau meminjamkan buku tentang saham untuk pemula kak. Kayaknya zaman sekarang mesti melek saham juga ya biar ada peluang pemasukan tambahan

  11. Saya pernah ikut webinar tentang saham, sampe sekarang gak bisa paham. Banyak istilah yang susah saya mengerti 😀

  12. Dari dulu tertarik bermain saham tapi nggak paham juga cara mainnya. Pialang ini memang seperti keberuntungan ya, jadi semakin tertarik untuk mempelajarinya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy link
Powered by Social Snap