Cara Mendapatkan Vaksin Covid19 Lansia Jakarta

0 Shares

Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah dimulai pada 13 Januari 2021. Saat ini pelaksanaanya menggunakan vaksin COVID-19 produksi Sinovac. Vaksin COVID-19 mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam kondisi darurat yaitu Emergency Use Authorization (EUA) pada penggunaan Vaksin Covid-19 sejak 11 Januari 2021 lalu.  Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa virus Covid-19 tidak bisa hilang dalam waktu singkat dan menjadi masalah di seluruh dunia. Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tanggal 8 Januari 2021, menetapkan bahwa vaksin COVID-19 produksi Sinovac, yang diajukan proses sertifikasinya oleh PT. Bio Farma, adalah SUCI & HALAL. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh. 

Di tahapan awal, vaksinasi COVID-19 akan diperuntukkan bagi garda terdepan dengan risiko tinggi, yaitu tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Secara bertahap akan diperluas seiring dengan ketersediaan vaksin dan izinnya, yaitu penerima bantuan iuran BPJS, dan kelompok masyarakat lainnya. Presiden Joko Widodo telah memastikan vaksin COVID-19 untuk masyarakat Indonesia adalah gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali dan tanpa syarat. Berikut cara mendapatkan vaksin covid19 lansia Jakarta. 
Vaksin COVID-19 sendiri bukanlah obat, karena vaksin diberikan pada orang yang sehat untuk mencegah penyakit tertentu menjangkiti orang tersebut, vaksin bekerja dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap bakteri/virus penyebab penyakit tertentu. Jadi walaupun sudah vaksin tetap tidak lengah terhadap protokol kesehatan. Apabila terpapar, seseorang akan bisa terhindar dari penularan ataupun sakit berat akibat penyakit tersebut.Mari bersiap untuk divaksinasi ketika vaksin siap. Saat ini Indonesia juga telah mengembangkan pembuatan vaksin COVID-19.  Ketersediaan vaksin tersebut diprediksi ada di pertengahan tahun 2021.
Banyak sekali kekhawatiran akan vaksin covid19 ini, terutama bagi lansia, melakukan vaksin covida9 lansia Jakarta, memang mendapatkan vaksin covid19 untuk lansia agak riskan sebab dengan usianya yang rentan terkadang sudah banyak penyakit yang hinggap, efeknya tergantung dari imunitas tubuhnya sendiri. Minggu lalu aku mengantarkan orangtuaku untuk mendapatkan vaksin covid19 lansia di Jakarta.
Terus terang , ini merupakan kali pertama beliau ke luar rumah, sebenarnya ada saudara yang tidak menganjurkan melakukan vaksin covid19, dengan beberapa alasan. Kalau aku sendiri melihat dari segi ikhtiar kita, ibarat punya motor harus punya SIM, kalau memang kena tilang tapi kita kan udah punya SIMnya jadi mempermudah agar kita tidak terkena tilang. Sebab saat kemarin mengantar orang tuaku ada seorang Bapak yang mendadak tidak bisa nafas, yang kemudian dokter mengindentifikasi kalau Bapak tersebut mempunyai penyakit bawaan dan ku teringat pada cerita seorang teman Blogger Bintan .

Cara mendapatkan vaksin covid19 lansia Jakarta

Untuk tahapan awal untuk mendapatkan vaksin covid19 Jakarta seperti berikut ini yaitu :

  1. Mencari tahu di lingkungan RT kapan adanya giliran pemberian vaksin covid19, terus terang aku agak telat, tetapi untungnya tidak terlalu lama menunggu semenjak aku tanya kepada Pak RT,
  2. RT memberitahukan untuk memberikan copy KTP sebagai identitas warga yang belum diberikan vaksin,
  3.  Mendapatkan undangan yang terdapat waktu, tempat pemberian vaksin covid19

Tahapan mendapatkan vaksin covid19 lansia Jakarta

Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam mendapatkan vaksin covid19 lansia Jakarta  yaitu:

  1. Datanglah sesuai undangan yang tertera, aku menganjurkan untuk datang pagi, dikarenakan untuk menghindari banyaknya antrian demi kenyamanan para orangtua.
  2. Bawa minuman atau makanan, kalau aku sendiri bawa perbekalan karena dari rumah belum makan apa-apa.
  3. Pada awal masuk, diantar menuju meja 1 yang disebut sebagai meja pendaftaran, isi nama dan tanda tangan di buku tamu.
  4. Berikan copy KTP dan tunggu petugas memasukkan data ke komputernya sebagai data, dan setelah itu sahabat diberikan secarik kertas kartu verifikasi peserta vaksinasi covid-19 sesuai lokasi yang ditentukan. Kertas tersebut berisikan tentang tanggal pelaksanaan vaksinasi dan sesi ke ( vaksinasi ke berapa ) Kelurahan , RT dan RW
  5. Setelah melakukan verifikasi data identitas di meja 1 maka di kertas tersebut akan dituliskan nama, tanggal lahir dan NIK dari peserta vaksinasi dan paraf petugas.
  6. Menuju meja 2 disebut dengan meja skrining, masuk ke dalam ruangan seperti aula peserta menunggu untuk dipanggil sesuai nomor urut, oh iya kebetulan sekali dapat nomor urut 43, datang pagi aja dapat nomor urut banyak gimana kalau datang siang kebayang kan, nunggunya lama. Di Meja 2 ini dilakukan pemeriksaan suhu badan, tekanan darah, dan GDS yang merupakan kadar gula darah yang diambil kapan saja dengan tidak memperhatikan waktu makan disuntikkan di salah satu jari tangan biasanya yang posisi tengah. Dan diberikan beberap pertanyaan apakah peserta sedang mengkonsumsi obat dokter, pernah menderita covid, jantung, lever dll, setelah dilakukan skrining apabila hasilnya baik, maka akan diberikan centang lanjut pada kertas yang diberi pada meja 1 tadi, dan diberikan juga kertas tambahan surat persetujuan/penolakan tindakan medis di meja 2 ini. Skrining dilakukan untuk mengidentifikasi apakah peserta boleh lanjut, tunda atau tidak diberikan vaksinasi.
  7. Menuju Meja 3, peserta menunggu untuk dilakukan pemanggilan penyuntikan dilakukan oleh dokter, berikan surat dari meja 2 tadi lalu dokter memberikan suntik vaksin covid19.  Setelah diberikan suntik vaksinansi akan dituliskan pada kertas form yang diberikan dari meja 1, nama vaksin yang diberikan, no. batch , tanggal expire vaksin, jam penyuntikan vaksi, dan jam selesai observasi. Untuk form surat persetujuan yang diberikan dari meja 2 akan diambil.
  8. Setelah itu peserta menuju ke meja 4 disini peserta menunggu reaksi dari penyuntikan vaksinansi selama 30 menit, setelah itu akan dipanggil oleh petugas dan diberikan penerangan bahwa kemungkinan efeknya akan lebih banyak makan atau mudah lapar, lalu diberitahukan juga untuk melakukan vaksinasi sesi 2, jika terjadi sertifikat hard copy yang menandakan bahwa telah dilakukan vaksinasi. Selain itu juga peserta diberikan pesan melalui sms bahwa telah melakukan vaksinasi .
  9. Menuju booth yang telah disediakan untuk medokumentasikan peserta dan sertifikatnya bahwa telah selesai melakukan vaksinasi sesi.

Dampak setelah mendapatkan vaksin covid19

Setelah selesai dokter yang memberikan suntikan vaksin covid19 itupun memberitahukan, bahwa dampaknya kemungkinan nafsu makan bertambah, dan memang benar orangtuaku ingin makan terus dan 3 hari setelah dilakukan suntik vaksin tangannya terasa pegal dan sakit katanya, ini merupakan dampak penyuntikan vaksin, padahal waktu disuntik orangtua malah biasa aja gak merasakan takut atau sakit.

Demikian cara mendapatkan vaksin covid19 lanjut usia di Jakarta, tidak perlu ke GBK, sehingga dapat menghemat waktu. Untuk di luar Jakarta juga dilakukan prosedur yang sama untuk mendapatkan vaksin covid19 lansia. Pilih saja tempat yang tidak ramai dan tidak jauh. Nah, apakah para orang tua sahabat sudah melakukan vaksin covid19 tahap 1 atau malah sudah sampai tahap 2?

Semoga bermanfaat, salam sehat dan bahagia selalu

Marlinajourney

0 Shares

marlinajourney

Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh sahabat syurga, perkenalkan saya biasa diapanggil inna, yang suka menjelajah daerah orang lain untuk bertafakur alam sebagai ajang untuk mereflesikan diri dan bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih telah bertandang, Selamat datang di blog marlinajourney yang akan bercerita tentang setiap perjalanan yang dilakukan, dirasakan,dilihat sebagai dokumentasi untuk hari tua kelak dan mencoba keluar dari zona nyaman. Jangan segan untuk meninggalkan jejak yang berguna . Semoga bermanfaat Wassalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh inna

View all posts by marlinajourney →

9 thoughts on “Cara Mendapatkan Vaksin Covid19 Lansia Jakarta

  1. Wah sudah ada pendataan untuk vaksin umum ya kak di Jkarta semoga lancar jaya ya klo tempatku baru lansia euy

  2. Aku sudah bulan lalu didata kak buat pedagang. Tapi kog belum-belum Ada panggilan sih.. wkwkw takut sih nanti kalau pas disuruh vaksinnya pas bulan Ramadhan. Semoga saja tidak ya

  3. Orangtua baru kemarin ini didaftarkan online, tapi belum mendapatkan antrian untuk vaksin. Semoga disegerakan. Kalau yang sudah lama tidak ke dokter, apakah perlu general check up dulu kah? Kedua orang tua saya termasuk sehat dan tidak pernah ada keluhan selain misal flu dan masuk angin.

    Sepertinya perlu kali ya, untuk berjaga jaga perihal kolesterol dsb nya

  4. Mama aku sudah vaksin untuk lansia, mudah banget cukup daftar lewat online… Wah, prosedur mudah dan cepat…. Setelah daftar, langsung deh sepekan ya di hub untuk pemberitahuan kapan vaksin

  5. Memang agak berisiko vaksin covid 19 untuk lansia ini. Tapi namanya usaha, rasanya memang perlu dilakukan. Tentu dengan prosedur yang benar. Semoga pandemi segera usai.

  6. Alhamdulillah mama aku sudah vaksin jg. Memang harus lebih teliti, ya.. Kalau untuk lansia. Untuk umum masih lama pastinya ya mbak.

  7. Kl ibuku blm vaksin, lagian di tempat tinggalnya hanya yg masih aktif ke luar rumah spt ke kantor, penjual di pasar dll aja yg dapat vaksin, kl yg hanya di rumah seperti ibu kayaknya enggak dapat

  8. Alhamdulillah di Medan pun sedang berlangsung vaksin untuk lansia kak.
    Tapi karena ibu sedang dalam keadaan recovery habis sakit kemarin, makanya ibu gak dikasih vaksin.
    Nanti kalo udah sehat bener deh baru vaksin.

  9. Di surabaya pas vaksin pertama ya Allah bener2 antrinya panjang banget. Untungnya vaksin kedua bisa teratur dan tidak seperti vaksin pertama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy link
Powered by Social Snap