Perkembangan-Anak-Usia-2-Tahun-Yang-Harus-Diperhatikan-Orang-Tu

Perkembangan Anak Usia 2 Tahun Yang Harus Diperhatikan Orang Tua

0 Shares

Siapa sih yang nggak pengen punya anak, pasti semua wanita menginginkannya. Nah, setelah menikah dan punya anak berarti sudah siap dong menjadi orang tua, tapi apa yang terjadi setelah anaknya memasuki usia 2 tahun, banyak orang tua yang bingung, melihat anak yang tiba-tiba marah dan guling-gulingan di lantai. Apa sih yang terjadi ? padahal awalnya semua nampak baik-naik saja.  Ternyata marah atau nangis dengan membanting barang dan memukul adalah bagian dari perkembangan anak usia 2 tahun yang harus diperhatikan orang tua , karena hal kecil saja mudah membuat anak usia 2 tahuh menjadi frustasi.

Perkembangan anak usia 2 tahun

Usia 2 tahun adalah masa bereksplorasi maka orang tua harus mengawasi karena usia ini adalah peniru yang ulung, apa yang dilihat akan ditiru. Untuk perkembangan anak usia 2 tahun yang paling mudah untuk diingat adalah :

  1. Anak sudah bisa berjalan sendiri tanpa dipegang
  2. Dapat melakukan motor kasar seperti jalan mundur , naik tangga dengan berdiri tidak dengan merangkak , berdiri , lari
  3. Memiliki ketrampilan motor halus seperti memegang dengan 2 jari, menggunakan sendok atau menyuap makanan sendiri
  4. Untuk bicara, harus sudah dapat mengucap 20 – 50 kata, biasanya mengucap 2 kata membentuk 1 kalimat seperti mau makan, minta susu.
Per
Perkembangan Anak Usia 2 Tahun Yang Harus Diperhatikan Orang Tua

Yang harus diperhatikan orang tua 

Untuk sosialisasi di masa pandemi ini , maka orang tua harus memperhatikan bagaimana menggunakan bahasa pengertian menyuruh dengan satu instruksi seperti jangan ambil ini, atau kasih itu  dengan cara:

  1. Pahami bahwa pada usia dini anak suka sekali mencoba berbagai hal baru
  2. Memberikan respon dan menjawab pertanyaan anak meskipun berulang kali ditanyakan
  3. Memberikan instruksi sederhana sekaligus mulai membangun rutinitas dan kebiasaan yang baik, seperti mari masukkan mainan ke dalam kotak berwarna biru
  4. Memastikan kebutuhan fisik dasar terpenuhi, seperti seperti waktu tidur istirahat makan dan kenyamanan berpakaian

Jika hal tersebut belum tercapai dalam perkembangan anak usia 2 tahun , yang harus diperhatikan orang tua adalah dengan langsung menanyakan kepada dokter anak untuk di evaluasi lebih jauh keterlambatan stimulasinya  atau mungkin cara stimulasinya kurang tepat sehingga dapat diajarkan kembali dengan mencoba melatih anak berjalan di atas permukaan tanah, rumput dan tanpa alas kaki atau sepatu untuk menstimulasi sensorik . Telapak kaki, biarkan anak menapak dengan berbagai jenis alas, memperkenalkan alat tulis besar, bahasa harus 2 arah.

Untuk sosialisasi di masa pandemi ini , maka orang tua harus memperhatikan bagaimana menggunakan bahasa pengertian menyuruh dengan satu instruksi seperti jangan ambil ini, atau kasih itu .

Semoga bermanfaat, salam sehat dan bahagia selalu.

Marlinajourney.com

0 Shares

marlinajourney

Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh sahabat syurga, perkenalkan saya biasa diapanggil inna, yang suka menjelajah daerah orang lain untuk bertafakur alam sebagai ajang untuk mereflesikan diri dan bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih telah bertandang, Selamat datang di blog marlinajourney yang akan bercerita tentang setiap perjalanan yang dilakukan, dirasakan,dilihat sebagai dokumentasi untuk hari tua kelak dan mencoba keluar dari zona nyaman. Jangan segan untuk meninggalkan jejak yang berguna . Semoga bermanfaat Wassalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh inna

View all posts by marlinajourney →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy link
Powered by Social Snap