Imunoterapi Solusi Untuk Penderita Kanker.

0 Shares

Tahukah sahabat? Kanker telah membunuh lebih banyak orang daripada AIDS, Malaria dan Tuberkulosa, bahkan bila ketiganya digabung 70% pasien dengan penyakit  kanker ada di negara berkembang, 43% kanker dapat dicegah dengan mengurangi konsumsi tembakau dan alkohol, mengurangi paparan bahan pemicu kanker mengikuti program vaksinasi dan menjalani perilaku hidup bersih dan sehat. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis bila kita tidak berbuat apapun untuk upaya pencegahan, Kabar gembira banyak juga yang mengalami kanker stadium lanjut. Ada satu pengobatan baru namanya Imunoterapi, solusi untuk penderita kanker.

Kanker, suatu penyakit yang amat ditakutkan oleh semua orang di dunia ini. Ini terjadi dengan sahabat aku sendiri.  Semenjak dinyatakan sakit kanker, sahabat aku memang tidak ingin ada orang yang melihat kondisinya seperti sekarang. Di telpon hanya menjawab, tidak usah nengokin, nanti kaget lihat kondisiku yang tinggal tulang saja begitu suara di gagang telpon bercerita. Begitulah sedikit percakapanku dengan sahabat yang terkena sakit kanker, dimana sejak terkena kanker dia  tidak ingin dijenguk atau didatangi siapapun termasuk sahabatnya sendiri, tidak mau keluar rumah, tidak ingin bertemu dengan orang. Sakit kanker  telah merenggut keceriaannya, kesupelannya, dan semua keramahannya, hingga akhirnya sahabatku tidak kuat lagi dan kembali kepangkuan Ilahi.

Kanker

Sel  kanker berasal dari satu sel yang berubah dan mengalami mutasi genetik. Sel lebih cepat membelah diri lebih cepat dibandingkan sel tubuh lainnya, susah mati dan tidak dapat dilakukan oleh imun tubuh. Dibutuhkan waktu yang lama untuk melihat sel kanker , bila sel kanker agresif membelah diri dan hanya berada pada satu tempat, maka dapat dilihat dari benjolan yang muncul dari pemukaan kulit dan tindakan bisa langsung dilakukan. Akan tetapi bisa juga masuk ke pembuluh darah lain.lalu sel kanker ini menyebar seperti dari kanker payudara, bisa menyebar ke otak dan tulang.

Jenis terapi kanker

Apabila sudah dinyatakan terkena penyakit kanker, ada jenis terapi yang harus dilaksanakan yaitu :

  1. Terapi stadium awal atau dini, terapi ini menggunakan pengobatan radioterapi, pembedahan, terapi sistem meliputi kemoterapi , terapi target dan terapi hormonal.
  2. Terapi stadium lanjut, terapi ini membutuhkan terapi sistemik untuk pengobatan dilakukan seluruh tubuh , terapi sistemik yang sangat tepat adalah imunoterapi kanker.

Pengertian Imunoterapi

Duo imunoterapi kanker menang nobel prize for medicine 2018 yaitu James P. Allison dan Tasuku Honjo mampu mengindentifikasi jalur tertentu yang disebut ilmu checkpoint, secara aktif menghentikan sel-sel kekebalan dari serangan tumor kanker, jalur ini menghambat sel T tubuh yaitu sel darah putih yang menghancurkan sel-sel yang terinfeksi dan sel-sel tumor, mencegah, lalu menemukan dan menyerang tumor. Mengindentifikasi dua protein terpisah terletak di permukaan cel T, PD-1, CLTA-4 berinteraksi dengan protein sel tumor, menyebabkan sel T tidak menyerang tumor.

Penelitian mengarah pada pengembangan penghambat kekebalan antibody monoclonal, memblokir jalur regulasi dikendalikan oleh CTLA-4 dan PD-1. Obat ini menempel pada protein , CTLA-4 dan PD-1 untuk mencegah mereka mematikan cel T. Obat baru menyebabkan regresi tumor yang signifikan, FDA telah menyetujui penggunaannya untuk beberapa kanker tingkat lanjut seperti  kanker melanomelastatik, paru-paru, ginjal kepala, dan kandung kemih , leher dan kanker lainnya namun ada resiko yang signifikan juga penghambat check point imun dapat menyebabkan peradangan merusak di kulit usus jantung paru-paru dan organ vital lainnya selain itu efek jangka panjang dari obat-obatan baru juga saat ini tidak diketahui.

Berbagai macam reaksi penderita kanker terhadap penerimaan obat, ada yang sudah pernah dikemoterapi kemudian dia tidak respon dengan obat itu atau dia kambuh dengan obat itu . misalnya diberi obat A lalu di evaluasi selama 6 bln  atau 1 tahun muncul lagi maka obat ini pilihannya atau dikemo sudah beberapa kali misalnya 3 kali tidak respon. Pengobatan akan berhenti sesuai progressnya sampai penyakitnya dengan obat ini tidak mempan lagi artinya tadinya bagus lalu akhirnya dia kambuh atau dia tambah banyak maka tidak dapat dipakai harus ganti dengan obat yang lain, biasanya responyanya cukup baik sampai 2 tahun dia cukup respon lumayan bagus dibandingkan dengan menggunakan kemoterapi.

Imunoterapi Kanker
Sumber : Pixabay

Untuk kanker stadium lanjut tidak sembuh total makanya targetnya adalah survive meningkatkan kualitas hidup dan masuk respon terapinya lama kalau dilihat dari hasil ini atezoli zunop sudah memenuhi kriteria bahwa dia cukup baik untuk stadium lanjut sehingga dia bisa diberikan . imunoterapi ini opsi kedua pada penyakit kanker stadium lanjut. Kemoterapi apabila tidak respon maka pilihannya imunoterapi. Tergantung pada researchnya,terus berjalan karena sudah investasi penelitian banyak tidak bisa bilang kalau obatnya akan lebih murah dari kemoterapi. semua pengobatan dokter yang memilihkan. Jadi apapun pilihan pasien kanker untuk mengobati penyakitnya, harus atas pengetahuan dokter. Apabila ada saudara atau kerabat sahabat yang mempunyai gelaja penyakit kanker segera menghubungi dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut, sehingga jangan melakukan tindakan sendiri tanpa sepengetahuan dokter. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis bila kita tidak berbuat apapun untuk upaya pencegahan.

Serangkaian pemulihan guna mengembalikan kekebalan tubuhnya pasca kemoterapi , imunoterapi adalah pengobatan kanker paru dengan melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali sel kanker sebagai musuh dan menghancurkannya dalam pengobatan imunoterapi efek samping yang akan diterima oleh pasien cenderung lebih ringan disbanding kemoterapi . Sel-sel baik yang terkena paparan radiasi pasca kemoterapi akan merespon imun yang cukup baik sehingga dapat menjadi tahapan pemulihan dalam tahapan pengobatan ini seorang pasien dapat diberikan jika penanda molekul sel kanker negative.

Imunoterapi, solusi untuk penderita kanker ini diberikan secara infus dan berguna untuk meningkatkan respon imunitas anti kanker pada pasien jadi diberikan misalnya pada pasien sel T atau sel lifosit pada pasien misalnya rendah tidak bisa melawan kanker maka diberikan obat tersebut sehingga sel T nya menjadi aktif. berdasarkan hasil riset dari universitas of bolonggong di Australia pada 2019 menyatakan bahwa tingkat harapan hidup dengan imunoterapi dapat mencapai hingga 30 bln, angka tersebut lebih tinggi sekitar 88% dibandingkan dengan rata-rata tingkat harapan hidup pasien dari kemoterapi yang hanya mencapai 14.2 bulan.

Diharapkan dengan adanya imunoterapi penderita kanker mendapatkan kualitas pengobatan yang lebih baik, sayangnya ketersediaan obat dan akses pengobatan masih cukup minim di Indonesia, biaya yang mahal serta belum ditanggung oleh penjamin kesehatan seperti BPJS menjadi kendala dalam pengobatan kanker . kanker merupakan penyakit yang memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan sosial bagi para penyitasnya imunoterapi menjadi salah satu inovasi pengobatan kanker yang memberikan respon cukup baik dalam setiap penyembuhannnya. Jaminan kesehatan seluas-luasnya dan kemudahan akses pengobatan bagi para penyitas kankerpun menjadi keharusan.

Imunoterapi kanker bertujuan untuk menstimulasi imun sistem imun secara spesifik menargetkan dan membunuh sel kanker. Pada kondisi normal sistem imun tubuh berfungsi untuk mendeteksi dan menghancurkan sel asing atau abnormal didalam tubuh dengan mengerahkan pasukan sel T. Imunoterapi kanker adalah standar baru dalam pengobatan kanker yang bekerja dengan cara mengembalikan kemampuan sistem imun di dalam tubuh pasien sendiri agar dapat melawan sel kanker.

Imunoterpai kanker merupakan terobosan pengobatan penyakit kanker yang sangat terkenal di luar negeri dan kini bisa dilakukan di Indonesia dan menjadi harapan baru bagi penitas kanker stadium lanjut. Pasien-pasien yang biasa berobat kanker ke luar negeri sudah bisa menikmati fasilitas layanan kesehatan imunoterapi kanker di Indonesia.

Imunoterapi kian menjadi perbincangan hangat dalam lingkup pengobatan kanker.dalam 3 tahun terakhir ini, euforia terhadap imunoterapi sangat besar sekali. Pengobatan kanker biasanya menggunakan kemoterapi dan radioterapi namun kini telah dikembangkan pengobatan lain yang diklaim memiliki efek samping lebih rendah yaitu imunoterapi. Melalui pengobatan imunoterapi dapat mengikat PD –L1 agar sel kanker bisa dihancurkan. imunoterapi dapat mengobati semua kanker mulai dari kanker paru,payudara hingga getah bening.Pengobatan imunoterapi sudah pernah dilakukan di Indonesia.

Bagi pasien tingkat stadium lanjut melalui imunoterapi solusi untuk penderita kanker maka tingkat kemampuan bertahan pasien akan lebih lama dibandingkan dengan kemoterapi. Untuk kemoterapi sendiri tingkat survivalnya mulai dari 16 bulan dengan imunoterapi akan menjadi 30 bulan. Imunoterapi juga memiliki efek samping yang terjadi pada pasien tidak sebanyak saat kemoterapi.efeknya muncul rasa lelah, hemoglobin turun, diare dan anemia. Efek samping tersebut sangat kecil dan dapat ditangani dengan cara yang tepat dan benar.

Sumber Referensi : – www.kalahkankanker.com – www.roche.co.id – www.inews.id – lifestyle.bisnis.com – nova.grid.id

0 Shares

36 komentar untuk “Imunoterapi Solusi Untuk Penderita Kanker.”

  1. Mutia Ramadhani

    Syukurlah Indonesia sudah melisensi imunoterapi sebagai salah satu teknik pengobatan kanker berizin. Semoga semakin banyak nyawa terselamatkan.

  2. Imunoterapi lebih sedikit efeknya ya mbak. Kalo kemoterapi itu katanya bikin rambut rontok sampai botak. Trus bisa buat mual dan muntah juga. Semoga semakin banyak pasien kanker yang bisa sembuh dengan imunoterapi.

    1. iya kak, imunoterapi sedikit efeknya kalau kemoterapi membuat pasien tambah shock dengan
      rambut yang rontok. Aamiin dan semoga bisa dimasukkan kedalam klausal Jaminan Kesehatan ya
      sehingga meringankan juga buat keluarga serta pasien.

  3. wah terobosan baru ya kak, imunoterapi ini terutama untuk penderita kanker..bagaimana ya dng harga? mahal atau tidak? semoga kita semua senantiasa dikaruniai kesehatan ya Amin YRA..

  4. Alhamdulillah sekarang sudah ada terobosan baru untuk mengobati kanker. Para penderita kanker jadi punya alternatif pengobatan lain selain yg sudah ada sebelumnya. Semoga makin banyak pasien yg bisa sembuh dari penyakit kanker

  5. haniwidiatmoko.com

    Alhamdulillah imunoterapi udh bisa di Indonesia. Temanku ada yg wafat krn kanker otak. Mo imunoterapi harus ke Penang. Belum sempat, krn mahal banget. Kalau semakin banyak RS yg bisa imunoterapi, mudah²an makin terjangkau.

  6. Iya ya mbak sekarang ini kanker jadi penyakit yang paling banyak menjadi penyebab kematian. Waah aku baru tahu ada imunoterapi kalau ga bisa kemoterapi. Jadi meningkatkan sistem imun tubuh ya 🙂

  7. Fadli Hafizulhaq

    Imunoterapi memang sangat baik untuk pengobatan kanker tapia sayangnya informasi tentang ini masih terbatas, untunglah Mbak Inna menuliskannya di sini, jadi banyak orang bisa baca.

  8. Imunoterapi bisa menjadi harapan nih untuk penderita kanker. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan ya. Dan mereka yang menderita kanker, semoga lekas membaik.

    1. Sekitar Rp. 40 juta kak dan belum dapat dicover oleh BPJS, akan diupayakan untuk
      masuk dalam klausal BPJS baru disosialisaikan sie kak , kan semua pengobatan
      dan anjuran untuk imunoterapi harus dikonsultasikan dengan dokter kak.

  9. Pengobatan untuk kanker ini semakin hari semakin baik ya, Mbak. Semoga kita sehat-sehat semua dan untuk penderita kanker pun jadi punya harapan hidup yang lebih tinggi dengan adanya inovasi dalam hal pengobatan

  10. Cancer bisa menyerang siapa saja. Jenia nya juga macam macam. Di Aceh saya sering datang ke Rumah Singgah penderita kanker yg berobat ke RS provinsi. Semoga BPJS bisa mencover sakitv cancer ini ya. Kasian penderita dan meluarganya

  11. Semoga imunoterapi ini bisa membantu para penderita kanker, sehingga paling tidak mereka tidak merasakan penderitaan yang sangat.
    Semoga kita semua diberikan kesehatan dan hidup yang barokah Aamiin.

  12. Kanker ini selain butuh kekuatan fisik, butuh kekuatan mental juga mbak buat menghadapinya. Biasanya pasien kalau sudah di vonis kena kanker, langsong drop psikologisnya, dan pasti ngaruh ke fisik juga

  13. Organisasi tempat saya bekerja mendampingi orang-orang sakit, diantaranya banyak yang sakit kanker… Terapi baru ini belum banyak orang tau lho, mba… terutama pasien yang sedikit peluangnya untuk bisa mengakses informasi seperti ini… Semoga informasinya semakin meluas… Nice info…

    1. Memamng pengobatan ini baru kak, dan tidak dijamin di kesehatan pemerintah, semoga bisa
      terdapat klausal untuk jaminan kesehatan pemerintah, sehingga keluarga pasien tidak terlalu
      berat untuk mengeluarkan biaya pengobatannya

  14. Alhamdulillah ada lagi cara terbaru untuk menyembuhkan kanker ya. Semoga bisa jadi andalan dalam menyembuhkan ppenyakit berbahaya ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy link
Powered by Social Snap